Pengalihan subdomain pada cPanel adalah salah satu fitur penting yang sering digunakan dalam pengelolaan web hosting. Fitur ini memungkinkan Anda untuk mengarahkan pengunjung yang mengakses subdomain tertentu ke alamat IP yang berbeda, entah itu untuk tujuan pemeliharaan, migrasi server, atau pengalihan sementara untuk keperluan lain. Dalam artikel ini, kita akan membahas cara setting pengalihan subdomain pada cPanel ke IP lain dengan langkah-langkah yang mudah diikuti.
1. Apa itu Pengalihan Subdomain?
Sebelum masuk ke langkah-langkah, mari kita bahas sedikit mengenai pengalihan subdomain. Subdomain adalah bagian dari domain utama yang digunakan untuk mengorganisir berbagai bagian dari website Anda. Sebagai contoh, jika website utama Anda berada di example.com, subdomainnya bisa menjadi blog.example.com, shop.example.com, atau support.example.com.
Pengalihan subdomain berarti mengarahkan trafik yang mengunjungi subdomain tersebut ke alamat atau server lain, baik itu alamat IP atau domain lain. Ini sering dilakukan ketika server utama sedang dalam perawatan atau ketika Anda ingin memindahkan subdomain ke server yang lebih sesuai atau lebih cepat.
2. Kenapa Menggunakan Pengalihan Subdomain?
Ada beberapa alasan mengapa Anda mungkin ingin mengalihkan subdomain ke alamat IP lain:
- Migrasi Server: Jika Anda memindahkan aplikasi atau website ke server lain, pengalihan subdomain memungkinkan Anda mengarahkan trafik ke server yang baru.
- Pemeliharaan Server: Jika server utama sedang dalam pemeliharaan, Anda bisa mengalihkan trafik ke server sementara tanpa mempengaruhi pengunjung.
- Perubahan Infrastruktur: Jika Anda menambah server baru untuk menangani sebagian trafik, Anda bisa mengalihkan subdomain tertentu ke IP server baru tersebut.
- Meningkatkan Keamanan atau Kinerja: Pengalihan bisa dilakukan untuk tujuan meningkatkan performa, atau untuk alasan keamanan, dengan mengarahkan trafik ke server yang lebih aman.
3. Langkah-Langkah Mengalihkan Subdomain ke IP Lain di cPanel
Pengalihan subdomain ke alamat IP lain di cPanel sebenarnya cukup sederhana. Berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda ikuti untuk mengaturnya:
3.1. Login ke cPanel
Langkah pertama adalah masuk ke akun cPanel Anda. cPanel adalah panel kontrol berbasis web yang sering digunakan oleh penyedia hosting untuk mengelola berbagai aspek situs web dan server. Biasanya, Anda dapat mengakses cPanel dengan pergi ke URL http://yourdomain.com/cpanel atau http://yourdomain.com:2083, kemudian masuk menggunakan username dan password yang diberikan oleh penyedia hosting Anda.
3.2. Akses Bagian "Subdomains"
Setelah berhasil login ke cPanel, cari bagian yang bernama "Subdomains". Biasanya bagian ini berada di bawah kategori Domains.
- Klik ikon Subdomains untuk masuk ke pengaturan subdomain.
- Di halaman ini, Anda akan melihat daftar subdomain yang sudah ada serta opsi untuk membuat subdomain baru.
3.3. Tambahkan Subdomain Baru (Jika Diperlukan)
Jika subdomain yang ingin Anda alihkan belum ada, Anda bisa membuatnya terlebih dahulu.
- Masukkan nama subdomain yang diinginkan (misalnya,
bloguntukblog.example.com). - Pilih domain utama yang sesuai.
- Tentukan direktori root untuk subdomain (biasanya otomatis terisi, namun Anda bisa mengubahnya sesuai keinginan).
- Klik tombol Create untuk membuat subdomain.
Setelah subdomain berhasil dibuat, Anda akan kembali ke halaman utama subdomain di cPanel.
3.4. Arahkan Subdomain ke Alamat IP Lain
Langkah selanjutnya adalah mengalihkan subdomain yang sudah ada atau yang baru dibuat ke alamat IP lain. Ada dua cara utama untuk melakukan ini di cPanel, yaitu melalui pengaturan DNS dan Redirect.
3.4.1. Menggunakan Pengaturan DNS di cPanel
Cara pertama untuk mengalihkan subdomain ke alamat IP lain adalah dengan mengubah pengaturan DNS untuk subdomain tersebut.
- Kembali ke halaman utama cPanel dan cari bagian "Zone Editor" di bawah kategori Domains.
- Klik Manage di samping domain yang ingin Anda alihkan.
- Di halaman pengelola DNS, cari subdomain yang ingin Anda alihkan. Jika subdomain belum ada dalam daftar, klik Add Record untuk menambahkannya.
- Pilih jenis record A Record. A Record adalah jenis record yang mengarahkan domain atau subdomain ke alamat IP tertentu.
- Masukkan nama subdomain yang ingin Anda alihkan di kolom Name (misalnya,
bloguntukblog.example.com). - Masukkan alamat IP tujuan di kolom Address. Ini adalah IP server yang Anda inginkan untuk menerima trafik subdomain.
- Klik Save Record untuk menyimpan perubahan.
Pengalihan ini akan segera diterapkan, meskipun butuh waktu beberapa jam (biasanya hingga 24 jam) untuk perubahan DNS sepenuhnya dipropagasi di seluruh dunia.
3.4.2. Menggunakan Pengaturan Redirect di cPanel
Selain mengubah DNS, Anda juga bisa menggunakan pengaturan redirect untuk mengalihkan subdomain ke URL atau IP lain. Berikut cara melakukannya:
- Kembali ke halaman utama cPanel dan cari bagian "Redirects" di bawah kategori Domains.
- Di halaman redirect, pilih Permanent (301) atau Temporary (302) redirect, tergantung apakah Anda ingin pengalihan bersifat permanen atau sementara.
- Pilih subdomain yang ingin Anda alihkan dari menu dropdown di kolom https?://(www.)?. Jika subdomain Anda belum ada, Anda bisa mengetiknya secara manual.
- Di kolom Redirects to, masukkan alamat IP tujuan atau URL yang diinginkan. Jika Anda mengarahkannya ke IP, pastikan untuk menulisnya dengan format
http://, misalnyahttp://192.168.1.1. - Klik Add untuk menambahkan redirect.
Dengan menggunakan redirect ini, setiap pengunjung yang mengakses subdomain Anda akan diarahkan ke alamat IP atau URL yang Anda tentukan.
4. Memastikan Pengalihan Berfungsi dengan Baik
Setelah melakukan pengalihan subdomain, Anda harus memastikan bahwa pengalihan tersebut berjalan lancar. Anda bisa melakukan pengecekan melalui beberapa cara:
- Periksa Pengalihan di Browser: Coba buka subdomain yang telah Anda alihkan di browser (misalnya,
blog.example.com). Pastikan Anda diarahkan ke alamat IP atau server baru yang sesuai. - Gunakan Alat DNS Checker: Anda dapat menggunakan alat DNS checker online untuk memverifikasi apakah DNS untuk subdomain telah terpropagasi dengan benar.
- Periksa dengan Command Line: Anda juga dapat menggunakan perintah seperti
pingataunslookupdi terminal atau command prompt untuk memeriksa apakah subdomain mengarah ke IP yang benar.
5. Mengatasi Masalah Umum
Terkadang, pengalihan subdomain mungkin tidak berfungsi sebagaimana mestinya. Berikut adalah beberapa masalah umum yang dapat Anda temui dan cara mengatasinya:
- DNS Belum Terpropagasi: Setelah mengubah A Record, perubahan DNS mungkin memerlukan waktu hingga 24 jam untuk sepenuhnya dipropagasi. Cobalah memeriksa lagi setelah beberapa saat.
- Kesalahan pada Redirect: Jika Anda menggunakan redirect dan tidak diarahkan dengan benar, pastikan Anda mengetik URL atau IP tujuan dengan benar dan pastikan tidak ada pengaturan redirect lainnya yang bentrok.
- Cache Browser: Browser Anda mungkin menyimpan cache lama. Cobalah untuk membersihkan cache browser atau mencoba di browser berbeda untuk memastikan pengalihan berfungsi.
6. Kesimpulan
Mengalihkan subdomain ke alamat IP lain di cPanel adalah proses yang cukup sederhana jika Anda mengikuti langkah-langkah yang tepat. Anda dapat memilih untuk menggunakan pengaturan DNS atau redirect, tergantung pada kebutuhan Anda. Pengalihan subdomain ini sangat berguna dalam situasi seperti migrasi server, pemeliharaan, atau pengelolaan trafik.
Dengan memahami cara setting pengalihan subdomain di cPanel, Anda dapat lebih fleksibel dalam mengelola domain dan subdomain pada server Anda, serta memastikan pengalaman pengguna yang lebih lancar dan efisien.





Georgia Reader Reply
Et rerum totam nisi. Molestiae vel quam dolorum vel voluptatem et et. Est ad aut sapiente quis molestiae est qui cum soluta. Vero aut rerum vel. Rerum quos laboriosam placeat ex qui. Sint qui facilis et.