CodeIgniter adalah salah satu framework PHP yang banyak digunakan oleh pengembang web untuk membangun aplikasi berbasis PHP dengan cepat dan efisien. CodeIgniter 4, yang merupakan versi terbaru dari framework ini, hadir dengan berbagai perbaikan dan fitur baru yang menjadikannya lebih powerful dan fleksibel dibandingkan dengan versi sebelumnya. Jika Anda baru mulai bekerja dengan CodeIgniter 4, artikel ini akan memandu Anda melalui proses pengaturan awal dan memulai proyek pertama Anda dengan framework ini.
1. Persyaratan Sistem untuk CodeIgniter 4
Sebelum memulai instalasi CodeIgniter 4, pastikan server atau komputer pengembangan Anda memenuhi persyaratan sistem berikut:
- PHP: CodeIgniter 4 membutuhkan PHP versi 7.3 atau lebih tinggi. Anda dapat memeriksa versi PHP dengan menjalankan perintah berikut di terminal:
php -v - Web Server: Anda bisa menggunakan Apache, Nginx, atau PHP built-in server untuk mengembangkan aplikasi menggunakan CodeIgniter 4.
- Database: CodeIgniter mendukung berbagai jenis database, seperti MySQL, PostgreSQL, SQLite, dan lainnya.
- Composer: CodeIgniter 4 menggunakan Composer untuk mengelola dependensi, jadi pastikan Anda sudah menginstal Composer di sistem Anda.
Jika sistem Anda sudah siap, mari kita lanjutkan ke langkah-langkah untuk mengonfigurasi dan mulai bekerja dengan CodeIgniter 4.
2. Instalasi CodeIgniter 4
Ada dua cara utama untuk menginstal CodeIgniter 4: menggunakan Composer (cara yang direkomendasikan) atau mengunduh versi zip dari website resmi.
2.1. Instalasi Menggunakan Composer
Cara paling mudah dan direkomendasikan untuk menginstal CodeIgniter 4 adalah dengan menggunakan Composer, alat manajemen dependensi PHP. Jika Anda belum menginstal Composer, Anda bisa mengunduhnya dari situs resmi Composer.
Setelah Composer terinstal, buka terminal dan jalankan perintah berikut untuk menginstal CodeIgniter 4:
composer create-project codeigniter4/appstarter nama_proyek_anda
Perintah ini akan mengunduh CodeIgniter 4 dan mengonfigurasi proyek baru di folder nama_proyek_anda.
2.2. Instalasi Secara Manual
Jika Anda tidak menggunakan Composer, Anda juga bisa mengunduh CodeIgniter 4 dari situs resmi CodeIgniter. Setelah mengunduh file ZIP, ekstrak file tersebut ke dalam direktori proyek Anda dan Anda siap untuk memulai.
3. Mengenal Struktur Direktori CodeIgniter 4
Setelah berhasil menginstal CodeIgniter 4, Anda akan melihat struktur direktori berikut:
/app
/Config
/Controllers
/Models
/Views
/system
/CodeIgniter
/composer.json
/public
/index.php
/assets
Berikut adalah penjelasan dari direktori-direktori utama dalam CodeIgniter 4:
- /app: Berisi semua kode aplikasi, termasuk konfigurasi, controller, model, dan view.
- /system: Berisi file inti dari framework CodeIgniter yang tidak perlu diubah (kecuali untuk keperluan pengembangan lebih lanjut).
- /public: Direktori publik yang berisi file
index.phpyang mengarah ke aplikasi Anda. Direktori ini juga biasanya digunakan untuk menyimpan file statis seperti gambar, CSS, dan JavaScript. - /writable: Tempat file yang dapat ditulis oleh server (misalnya log dan cache).
4. Mengonfigurasi CodeIgniter 4
Setelah berhasil menginstal CodeIgniter 4, Anda perlu melakukan beberapa konfigurasi dasar untuk memastikan aplikasi berjalan dengan baik.
4.1. Mengonfigurasi Base URL
Buka file konfigurasi app/config/App.php. Pada bagian berikut:
public $baseURL = 'http://localhost:8080';
Ubah nilai baseURL sesuai dengan URL tempat aplikasi Anda berjalan. Jika Anda menjalankan aplikasi di localhost menggunakan PHP built-in server, nilai ini biasanya akan menjadi http://localhost:8080, tetapi pastikan untuk menyesuaikan dengan lingkungan Anda.
4.2. Mengonfigurasi Database
Jika aplikasi Anda menggunakan database, buka file app/config/Database.php dan ubah konfigurasi sesuai dengan pengaturan database Anda. Contoh pengaturan untuk MySQL adalah sebagai berikut:
public $default = [
'DSN' => '',
'hostname' => 'localhost',
'username' => 'root',
'password' => '',
'database' => 'nama_database_anda',
'DBDriver' => 'MySQLi',
'DBPrefix' => '',
'pConnect' => false,
'DBDebug' => (ENVIRONMENT !== 'production'),
'cacheOn' => false,
'cachedir' => '',
'charset' => 'utf8',
'DBCollat' => 'utf8_general_ci',
'swapPre' => '',
'encrypt' => false,
'compress' => false,
'strictOn' => false,
'failover' => [],
'saveQueries' => true
];
Gantilah hostname, username, password, dan database dengan detail database yang sesuai.
4.3. Mengonfigurasi Pengaturan Lainnya
Buka file app/config/Email.php untuk mengonfigurasi pengaturan email, jika aplikasi Anda memerlukan pengiriman email. Anda juga dapat mengonfigurasi pengaturan cache dan session pada file app/config/Cache.php dan app/config/Session.php.
5. Membuat Controller dan View Pertama
CodeIgniter 4 menggunakan pola MVC (Model-View-Controller). Langkah berikutnya adalah membuat controller dan view pertama Anda.
5.1. Membuat Controller
Controller bertugas untuk menangani permintaan pengguna dan memuat tampilan (view) yang sesuai. Controller pertama Anda bisa dibuat di direktori app/Controllers. Misalnya, buat file app/Controllers/Welcome.php dengan kode berikut:
<?php
namespace App\Controllers;
use CodeIgniter\Controller;
class Welcome extends Controller
{
public function index()
{
return view('welcome_message');
}
}
Di sini, kita membuat controller Welcome dengan metode index yang memuat view welcome_message.
5.2. Membuat View
View adalah bagian yang menampilkan antarmuka pengguna (UI). Buat file view baru di direktori app/Views dengan nama welcome_message.php. Berikut adalah contoh isi dari file view tersebut:
Welcome to CodeIgniter 4
Selamat datang di CodeIgniter 4!
Ini adalah aplikasi pertama Anda menggunakan CodeIgniter 4.
5.3. Menjalankan Aplikasi
Setelah controller dan view selesai, Anda dapat menjalankan aplikasi menggunakan built-in server yang disediakan oleh PHP. Jalankan perintah berikut di terminal:
php spark serve
Perintah ini akan memulai server di http://localhost:8080. Akses URL tersebut di browser, dan Anda akan melihat halaman dengan pesan "Selamat datang di CodeIgniter 4!"
6. Menggunakan Fitur Lainnya
Setelah pengaturan dasar selesai, Anda dapat mulai menjelajahi fitur-fitur lain dari CodeIgniter 4, seperti routing, model, form validation, dan lain-lain. Beberapa fitur utama yang perlu Anda pelajari adalah:
- Routing: Mengonfigurasi URL dan pengarahannya di file
app/config/Routes.php. - Model: Menyimpan logika untuk berinteraksi dengan database.
- Session: Mengelola data session pengguna.
- Validation: Menangani validasi formulir pengguna.
7. Kesimpulan
CodeIgniter 4 adalah framework PHP yang modern dan kuat untuk membangun aplikasi web. Dalam artikel ini, kita telah membahas cara setting awal CodeIgniter 4, termasuk instalasi, konfigurasi dasar, serta pembuatan controller dan view pertama Anda. Dengan memahami dasar-dasar ini, Anda dapat mulai membangun aplikasi web yang lebih kompleks dan kuat menggunakan CodeIgniter 4. Selalu merujuk ke dokumentasi resmi untuk memperdalam pengetahuan Anda tentang berbagai fitur yang ditawarkan oleh CodeIgniter 4.





Georgia Reader Reply
Et rerum totam nisi. Molestiae vel quam dolorum vel voluptatem et et. Est ad aut sapiente quis molestiae est qui cum soluta. Vero aut rerum vel. Rerum quos laboriosam placeat ex qui. Sint qui facilis et.